Rabu, 02 November 2011

0

Ulul Albab

Tweets by : @salimafillah
  1. #UlulAlbab beriman kepada Allah. Dalam iman itu, mereka takut akan ‘adzab Allah yang menimpa kaum pendurhaka. (QS 65: 8-10)
  2. Bagi #UlulAlbab, rasa takut itu menjaga mereka agar tak jatuh dalam murkaNya. Al Quran turun, senantiasa menjadi pengingat bagi mereka.
  3. #UlulAlbab bersemangat menyimak sejarah & kisah masa lalu. Mereka menjadikannya pelajaran penting bagi hari-hari di hadapan. (QS 12: 111)
  4. Cerita sejati nan diambil ‘ibrahnya oleh #UlulAlbab; membenarkan hikmah terdahulu, menjelaskan segala sesuatu, menjadi petunjuk & rahmat.
  5. Maka #UlulAlbab selalu menemukan jalan mulia di tiap sempit musibah yang menekuknya maupun kelapangan nikmat yang mengulur jangkauannya.
  6. #UlulAlbab belajar dari Adam & Hawa; dari kecemerlangannya, ketergelincirannya, taubatnya, & hari-hari awalnya di bumi yang tak mudah.
  7. #UlulAlbab belajar dari Nuh, Hud, Shalih, & Luth; keteguhannya, pengabdiannya, da’wah siang malamnya, cintanya, tangisnya, kepasrahannya.
  8. #UlulAlbab belajar dari Ibrahim-Ismail-Ishaq-Hajar-Sarah; ketabahannya, ujian dahsyatnya, kebapakannya, kemanusiannya, penataan cintanya.
  9. #UlulAlbab belajar kuasa & kekayaan di jalan raya Sulaiman, belajar sempit & sakit di pematang-pematang Ayyub. Belajar gagal pada Yunus.
  10. Pada Yusuf #UlulAlbab belajar didengki sebab punya banyak kelebihan, digoda sebab memiliki keunggulan, rela dipenjara tuk jaga kesucian.
  11. Pada Asiyah #UlulAlbab belajar pertahankan iman di sisi kedurjanaan, pada Maryam ia dapati jaga kesucian buahkan nikmat sekaligus ujian.
  12. #UlulAlbab belajar dari Ya’qub tentang keayahan, dari Yusuf memaafkan, dari Musa kepemimpinan yang pelik; musuh jumawa-anak buah degil.
  13. #UlulAlbab ambil ‘ibrah dari semua bentang kisah & sejarah, melangkah dalam hidayah, menuju arah yang cerah, meski kadang rasa gerah.
  14. #UlulAlbab itu ahli dzikir & ahli tafakkur. Penciptaan langit bumi & silih bergantinya siang-malam membuatnya merenung. (QS 3: 190-191)
  15. Dalam berdiri, duduk, maupun berbaringnya, #UlulAlbab tak lepas dari asma Sang Pencipta, menggetar hatinya, mengalun pada alir darahnya.
  16. Jernih fikir sang #UlulAlbab tentang segala ciptaanNya; tiada yang sia-sia sebab dibaca dalam namaNya, didayaguna tuk maslahat semesta.
  17. #UlulAlbab adalah juga dia yang terus berburu tuk beroleh karunia nan baik, banyak & berharga dari sisi Allah, yakni hikmah. (QS 2: 269)
  18. Hikmah itu membuat #UlulAlbab memahami jalan kebenaran, arah ke keridhaan, langkah penuh bimbingan, Quran & Sunnah yang jadi pegangan.
  19. #UlulAlbab ialah jua mereka yang mendalam ilmunya, hingga tahu batas memahami dalam iman, tak memaksakan diri, tak menghakimi. (QS 3: 7)
  20. Saat orang yang dalam hatinya ada kecenderungan sesat merumit-rumitkan ayat mutasyabihaat, #UlulAlbab sadar mengaku keterbatasan ilmu.
  21. Dalam iman #UlulAlbab mengerti, semua adalah kata-kata Tuhan yang mulia, penuh tawadhu’ dia mohon tambahan pemahaman & kekuatan beramal.
  22. #UlulAlbab itu mereka yang selalu memperkokoh pemahaman tauhidnya; bahwa Ilah-nya itu Allah yang Satu, tiada putra & sekutu. (QS 14: 52)
  23. #UlulAlbab memahami Quran sebagai penjelasan sempurna yang menerangi, peringatan paripurna yang menjaga diri, & tauhid tanpa kompromi.
  24. #UlulAlbab itu beruntung; diselamatkan Allah dari sengkarutnya yang baik-suci dengan yang kotor-keji; berkat taqwa terjaga. (QS 5: 100)
  25. #UlulAlbab tahu; tidaklah sama antara yang thayyib <baik lagi suci>, dengan yang khabits <kotor lagi keji>, meskipun banyaknya memukau.
  26. #UlulAlbab menjaga taqwanya, maka Allah karuniakan furqan; pembeda yang haq dari bathil, yang suci dari nista, yang terpuji dari cela.
  27. #UlulAlbab sungguh tekun menyimak warta-warta & apa yang dikatakan sesama, namun memilih tuk hanya ikuti yang terbaiknya. (QS 39: 18)
  28. Sungguh sabar sang #UlulAlbab menerima pengajaran yang mungkin berulangkali dia dengar, keluhan membosankan, atau olok-olok menyakitkan.
  29. Tapi dalam yang didengarkan, si #UlulAlbab adalah tuan yang berkemuliaan; tak izinkan dirinya merasa jadi korban, rugi, atau terhinakan.
  30. Sang #UlulAlbab memahami semua orang & kejadian sebagai pelajaran; diikutinya kalimat baik walau berat, dijalaninya nasehat walau pahit.
  31. Berulangkali #UlulAlbab dipuji sebagai yang berilmu & berhikmat; tapi apa ‘amalan khasnya? Ternyata mereka suka shalat malam. (QS 39: 9)
  32. #UlulAlbab ialah dia yang sujud & berdiri di malam hari dengan geresau takut akan murkaNya, gerisik rindu pada rahmatNya, & getar cinta.
  33. Sementara sekian dulu ya Shalih(in+at) tentang #UlulAlbab, semoga Allah masukkan kita termasuk golongan mulia itu, sekarang & selamanya;)

0 komentar:

Posting Komentar

Please put your comment

Rabu, 02 November 2011

Ulul Albab

Diposting oleh Ayu Utami Putri di 10.27
Tweets by : @salimafillah
  1. #UlulAlbab beriman kepada Allah. Dalam iman itu, mereka takut akan ‘adzab Allah yang menimpa kaum pendurhaka. (QS 65: 8-10)
  2. Bagi #UlulAlbab, rasa takut itu menjaga mereka agar tak jatuh dalam murkaNya. Al Quran turun, senantiasa menjadi pengingat bagi mereka.
  3. #UlulAlbab bersemangat menyimak sejarah & kisah masa lalu. Mereka menjadikannya pelajaran penting bagi hari-hari di hadapan. (QS 12: 111)
  4. Cerita sejati nan diambil ‘ibrahnya oleh #UlulAlbab; membenarkan hikmah terdahulu, menjelaskan segala sesuatu, menjadi petunjuk & rahmat.
  5. Maka #UlulAlbab selalu menemukan jalan mulia di tiap sempit musibah yang menekuknya maupun kelapangan nikmat yang mengulur jangkauannya.
  6. #UlulAlbab belajar dari Adam & Hawa; dari kecemerlangannya, ketergelincirannya, taubatnya, & hari-hari awalnya di bumi yang tak mudah.
  7. #UlulAlbab belajar dari Nuh, Hud, Shalih, & Luth; keteguhannya, pengabdiannya, da’wah siang malamnya, cintanya, tangisnya, kepasrahannya.
  8. #UlulAlbab belajar dari Ibrahim-Ismail-Ishaq-Hajar-Sarah; ketabahannya, ujian dahsyatnya, kebapakannya, kemanusiannya, penataan cintanya.
  9. #UlulAlbab belajar kuasa & kekayaan di jalan raya Sulaiman, belajar sempit & sakit di pematang-pematang Ayyub. Belajar gagal pada Yunus.
  10. Pada Yusuf #UlulAlbab belajar didengki sebab punya banyak kelebihan, digoda sebab memiliki keunggulan, rela dipenjara tuk jaga kesucian.
  11. Pada Asiyah #UlulAlbab belajar pertahankan iman di sisi kedurjanaan, pada Maryam ia dapati jaga kesucian buahkan nikmat sekaligus ujian.
  12. #UlulAlbab belajar dari Ya’qub tentang keayahan, dari Yusuf memaafkan, dari Musa kepemimpinan yang pelik; musuh jumawa-anak buah degil.
  13. #UlulAlbab ambil ‘ibrah dari semua bentang kisah & sejarah, melangkah dalam hidayah, menuju arah yang cerah, meski kadang rasa gerah.
  14. #UlulAlbab itu ahli dzikir & ahli tafakkur. Penciptaan langit bumi & silih bergantinya siang-malam membuatnya merenung. (QS 3: 190-191)
  15. Dalam berdiri, duduk, maupun berbaringnya, #UlulAlbab tak lepas dari asma Sang Pencipta, menggetar hatinya, mengalun pada alir darahnya.
  16. Jernih fikir sang #UlulAlbab tentang segala ciptaanNya; tiada yang sia-sia sebab dibaca dalam namaNya, didayaguna tuk maslahat semesta.
  17. #UlulAlbab adalah juga dia yang terus berburu tuk beroleh karunia nan baik, banyak & berharga dari sisi Allah, yakni hikmah. (QS 2: 269)
  18. Hikmah itu membuat #UlulAlbab memahami jalan kebenaran, arah ke keridhaan, langkah penuh bimbingan, Quran & Sunnah yang jadi pegangan.
  19. #UlulAlbab ialah jua mereka yang mendalam ilmunya, hingga tahu batas memahami dalam iman, tak memaksakan diri, tak menghakimi. (QS 3: 7)
  20. Saat orang yang dalam hatinya ada kecenderungan sesat merumit-rumitkan ayat mutasyabihaat, #UlulAlbab sadar mengaku keterbatasan ilmu.
  21. Dalam iman #UlulAlbab mengerti, semua adalah kata-kata Tuhan yang mulia, penuh tawadhu’ dia mohon tambahan pemahaman & kekuatan beramal.
  22. #UlulAlbab itu mereka yang selalu memperkokoh pemahaman tauhidnya; bahwa Ilah-nya itu Allah yang Satu, tiada putra & sekutu. (QS 14: 52)
  23. #UlulAlbab memahami Quran sebagai penjelasan sempurna yang menerangi, peringatan paripurna yang menjaga diri, & tauhid tanpa kompromi.
  24. #UlulAlbab itu beruntung; diselamatkan Allah dari sengkarutnya yang baik-suci dengan yang kotor-keji; berkat taqwa terjaga. (QS 5: 100)
  25. #UlulAlbab tahu; tidaklah sama antara yang thayyib <baik lagi suci>, dengan yang khabits <kotor lagi keji>, meskipun banyaknya memukau.
  26. #UlulAlbab menjaga taqwanya, maka Allah karuniakan furqan; pembeda yang haq dari bathil, yang suci dari nista, yang terpuji dari cela.
  27. #UlulAlbab sungguh tekun menyimak warta-warta & apa yang dikatakan sesama, namun memilih tuk hanya ikuti yang terbaiknya. (QS 39: 18)
  28. Sungguh sabar sang #UlulAlbab menerima pengajaran yang mungkin berulangkali dia dengar, keluhan membosankan, atau olok-olok menyakitkan.
  29. Tapi dalam yang didengarkan, si #UlulAlbab adalah tuan yang berkemuliaan; tak izinkan dirinya merasa jadi korban, rugi, atau terhinakan.
  30. Sang #UlulAlbab memahami semua orang & kejadian sebagai pelajaran; diikutinya kalimat baik walau berat, dijalaninya nasehat walau pahit.
  31. Berulangkali #UlulAlbab dipuji sebagai yang berilmu & berhikmat; tapi apa ‘amalan khasnya? Ternyata mereka suka shalat malam. (QS 39: 9)
  32. #UlulAlbab ialah dia yang sujud & berdiri di malam hari dengan geresau takut akan murkaNya, gerisik rindu pada rahmatNya, & getar cinta.
  33. Sementara sekian dulu ya Shalih(in+at) tentang #UlulAlbab, semoga Allah masukkan kita termasuk golongan mulia itu, sekarang & selamanya;)

0 komentar on "Ulul Albab"

Posting Komentar

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.